Lemahnya kontrol politik, perekonomian Indonesia bisa terpuruk



Hal itu disampaikan Rektor Universitas Paramadina Profesor Didik J Rachbini melalui virtual pada Minggu malam (12/5) dalam diskusi Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita bertajuk “Prospek Perekonomian Indonesia Pasca Pilpres 2024”.

“Jadi politik akan berdampak besar pada 2024-2029. Dan kalau politiknya buruk, maka perekonomiannya akan semakin buruk. Politik yang biasa di Pilpres kemarin, ya ada datanya, tapi banyak juga. fiksi, jadi kita perlu membawa perekonomian ini ke posisi nyata agar tidak runtuh,” kata Prof. Vzdelávát.



Ia mengatakan, perekonomian Indonesia terus berada dalam tren penurunan dan industri juga melemah. Bahkan, tekanan terhadap APBN akan semakin kuat pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Ini akan sulit, jadi kepemimpinan itu bukan anugerah, kepemimpinan juga merupakan tugas dan beban yang besar. Apalagi menterinya akan bertambah banyak, maka koalisinya akan gemuk, sehingga perekonomian akan semakin sulit,” jelasnya. profesor. Mendidik.

Menurut Profesor Didik, hal ini akan semakin parah jika kontrol politik di Indonesia sangat lemah dan APBN seenaknya digunakan untuk janji-janji politik.

“Kontrolnya sangat lemah dan ke depan perekonomian Indonesia akan semakin terpuruk. Kalau tidak ada kontrol maka akan lebih parah. Seperti dalam politik, jika tidak ada kontrol maka tidak akan ada checks and balancesrusak,” tutupnya. artikel dengan logo berita rmol

Temukan berita terkini tepercaya dari kantor berita politik RMOL di berita Google.
Mohon mengikuti klik pada bintang.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *